Warisan Budaya
Resep yang berakar pada kebiasaan masyarakat Mbojo, didokumentasikan dengan hormat.

11 rempah pilihan dalam tea bag praktis — tanpa pengawet, tanpa pewarna. Stok terbatas dari produksi rumahan mahasiswa STIE Bima. Pesan sekarang via WhatsApp, dikirim ke seluruh Indonesia.
Setiap sachet HERBABAG membawa jejak panjang kebiasaan masyarakat Bima yang kini dirawat oleh generasi muda.
Racikan rempah yang dijaga dari dapur ke dapur, diwariskan sebagai bagian dari kearifan hidup masyarakat Bima.
Nama yang lekat di lidah masyarakat Mbojo untuk seduhan rempah hangat yang menemani pagi dan malam keluarga.
Bukan sekadar minuman, melainkan bahasa keakraban: disuguhkan saat tamu datang, saat cerita dibagi.
Produk yang dikembangkan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW).
Warisan itu kini hadir dalam tea bag 2 gram — praktis, bersih, dan siap diseduh di mana saja.
Membawa rasa Bima ke meja-meja di seluruh Nusantara, tanpa kehilangan akar budayanya.
Kualitas bahan, kejujuran proses, dan penghormatan pada tradisi — tiga hal yang kami jaga di setiap sachet.
Resep yang berakar pada kebiasaan masyarakat Mbojo, didokumentasikan dengan hormat.
Sebelas bahan rempah dan herbal pilihan, tanpa campuran bahan sintetis.
Diproses kering dan dikemas rapat sehingga tidak memerlukan bahan pengawet.
Warna seduhan datang murni dari rimpang dan rempahnya.
Format tea bag 2 gram, cukup satu cangkir air panas.
Aroma yang mengingatkan pada dapur rumah di Bima.
Ketuk setiap bahan untuk mengenal karakternya. Semua bahan dipilih mengikuti racikan yang lazim digunakan masyarakat Bima.

Lo'i Pa'i Piri
Kehangatan warisan alam dalam setiap seduhan
Berdasarkan penggunaan tradisional masyarakat Bima, seduhan rempah ini biasa dinikmati untuk menghangatkan tubuh di pagi hari dan menutup malam.
Berdasarkan penggunaan tradisional masyarakat Bima, Lo'i Pa'i Piri kerap disuguhkan saat tamu berkunjung sebagai tanda keakraban.
Dinikmati sebagai minuman herbal tanpa gula tambahan, cocok melengkapi kebiasaan hidup seimbang Anda.
Perpaduan jahe, cengkeh, dan rimpang memberi aroma khas yang lekat dengan suasana rumah di Bima.
Disclaimer. HERBABAG LO'I MBOJO adalah minuman herbal tradisional, bukan obat dan tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, menyembuhkan, atau mencegah penyakit apa pun. Seluruh keterangan disusun berdasarkan penggunaan tradisional masyarakat Bima. Untuk kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Tanpa alat khusus, tanpa waktu lama. Cukup air panas dan tiga menit kesabaran.
Letakkan satu sachet HERBABAG ke dalam cangkir favorit Anda.
Tuang 150–200 ml air panas bersuhu sekitar 90°C.
Biarkan 3–5 menit hingga warna dan aroma rempah keluar sempurna.
Sajikan hangat. Tambahkan madu atau gula aren bila diinginkan.
Pilih box untuk persediaan harian keluarga, atau sachet untuk menemani perjalanan Anda.
Best Seller15 Sachet @2 gram
Praktis5 Sachet @2 gram
HERBABAG lahir dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha, wadah bagi mahasiswa STIE Bima mengubah kekayaan lokal menjadi produk bernilai.
STIE BIMA
P2MW


Menelusuri resep Lo'i Pa'i Piri langsung dari tetua dan pelaku tradisi di Bima.
Pengembangan produk bersama dosen pembimbing STIE Bima dalam program P2MW.
Standarisasi takaran, kemasan higienis, dan distribusi ke pasar nasional.
Dari ladang rempah, tangan-tangan mahasiswa, hingga cangkir di meja Anda.
“Aromanya benar-benar mengingatkan saya pada dapur nenek di Bima. Sekarang jauh lebih praktis, tinggal seduh.”
Lihat proses produksi, cerita di balik racikan, dan info promo terbaru HERBABAG LO'I MBOJO.
Ikuti @herbabang_p2mw.stiebimaSatu pesan singkat, dan sekotak warisan Bima akan berangkat menuju rumah Anda.
Pesan via WhatsAppLo'i Pa'i Piri
Tea bag herbal khas Bima